Bagaimana Cara Menjadi Pengambil Keputusan Yang Baik?

Yang larinya cepat harus bagaimana dengan sabar menunggu yang lambat, yang lambat bagaimana mensinkronkan larinya supaya sama-sama bisa jalan dengan baik, kalau tidak akhirnya dua-dua jatuh bergulingan. Maka dalam Roma 14 dan 15, dua pasal ini Paulus dengan teliti dan hati-hati memberikan prinsip firman Tuhan bagaimana dengan bijaksana menangani hubungan antar manusia, dalam komunitas antar sesama anak-anak Tuhan itu. Begitu pula saat kamu melakukan aktivitas sehari-hari, ikutilah kata hatimu. Sering-seringlah bertanya pada dirimu sendiri tentang hal-hal apapun yang akan kamu lakukan dan peganglah jawaban yang pertama kali muncul. Menyatukan Pikiran dan PerasaanBiasakan dirimu untuk tidak melawan hati.

Yakin dalam mengambil keputusan

Namun jika Anda proaktif, Anda memilih untuk terus maju — dan itu adalah salah satu keputusan terbaik yang dapat Anda buat. Jika Anda selalu bimbang, bangun kekuatan pengambilan keputusan dengan memulai dari yang kecil. Beri diri Anda waktu 30 detik untuk memutuskan apa yang akan Anda makan untuk makan malam, film apa yang akan ditonton, atau apakah Anda ingin pergi keluar malam ini.

Pertimbangan tersebut seringkali membuat kita ragu untuk memutuskan sesuatu. Karena ada kecenderungan kita untuk condong pada titik tertentu. Kata bijak adalah kalimat atau perkataan yang memiliki satu kekuatan dari kecerdasan dan penilaian untuk suatu kebenaran. Jangan sering merasa insecure, ketika melihat orang lain yang kamu pikir lebih hebat dan lebih bisa dari kamu.

Menahan dorongan untuk menarik kesimpulan dan tetap berpikiran terbuka sampai mencapai keputusan akhir dapat membantu Anda mengatasi bias konfirmasi dan membuat keputusan yang lebih baik. Memahami kecenderungan alami Anda dapat membantu Anda mengidentifikasi jenis keputusan yang Anda buat dan belajar bagaimana melawan naluri Anda. Jika memang kekhawatiran itu muncul, tanyakan pada diri sendiri apa sebabnya. Berikan kekuatan, kemampuan dan energi untuk melawan, bukan menghindar. Buat evaluasi untuk meyakinkan diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja,” tutur Christine, seperti dikutip dari Forbes. Menurut hasil studi yang dilakukan oleh European Institute for Leadership and Management, 31% manajer pria sering merasa ragu di tempat kerja.

Islam yang merupakan agama indah selalu mengajarkan umatnya untuk membaca doa-doa terbaik, tidak terkecuali masalah doa dalam setiap akan melakukan pekerjaan. Cancer dianggap secara emosional mudah berpikir saat mengambil keputusan. Mereka melakukan apa yang praktis dan terbaik untuk mereka dalam jangka panjang.

This entry was posted in Aplikasi Peduli Lindungi. Bookmark the permalink.